Fabrikasi Konstruksi End Carriage

Apa itu End Carriage?

Galangan hoist crane merupakan rangkaian konstruksi baja yang dirancang khusus untuk bekerja dalam satu sistem terpadu dengan mesin angkat. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, galangan ini tersedia dalam berbagai model, seperti: Overhead Crane, Underhung Crane, dan Gantry Crane.

Fabrikasi Konstruksi End Carriage untuk Hoist Crane

Di antara seluruh struktur pendukung galangan crane, terdapat satu komponen penggerak yang sangat vital, yaitu End Carriage.

Di kalangan masyarakat industri, komponen ini sering dikenal dengan berbagai sebutan, sesuai dengan standar teknis (seperti OSHA), antara lain:

  • End Truck / Saddle
  • Trolley Girder
  • Trolley Runway
  • Girder Carrier

Secara sederhana, End Carriage adalah konstruksi baja berukuran khusus yang didesain sebagai media penggerak utama (trolley) yang memungkinkan balok girder atau tiang gantry crane untuk bergerak maju dan mundur di sepanjang rel runway.

Komponen Pendukung End Carriage

Sebelum melakukan fabrikasi, penting untuk memahami bahwa sebuah unit End Carriage terdiri dari beberapa rakitan komponen krusial agar dapat berfungsi maksimal, yaitu:

  • Body utama End Carriage
  • Roda baja atau karet (Polyurethane)
  • Motor penggerak roda (Geared Motor)
  • Rubber Stopper (Bumper penahan benturan)
  • Dudukan girder (disertai lubang presisi untuk mur & baut)
  • Hanger Incoming Panel & Sensor Limit Switch
  • Hanger / Support Cable

*Komponen di atas dapat disesuaikan (kustomisasi) dengan spesifikasi kebutuhan dan kondisi lapangan instalasi pengguna.

Komponen Detail End Carriage dan Roda Baja

Fabrikasi End Carriage Berdasarkan Model Crane

Desain dan ukuran End Carriage akan sangat bergantung pada model galangan serta total beban yang diangkat.

1. Overhead Crane Single Girder

Ditempatkan di masing-masing ujung girder dengan posisi di atas rel runway.

Penggabungan dengan balok girder menggunakan metode mur & baut presisi (joint bolt).

Posisi girder bisa menumpang di atas End Carriage atau menempel di bagian sampingnya.

2. Overhead Crane Double Girder

Secara prinsip kerja sama dengan model Single Girder, namun dengan skala yang lebih masif.

Memiliki dua (2) dudukan girder pada body utamanya.

Karena menopang 2 balok girder sekaligus, dimensi bodi End Carriage dibuat jauh lebih besar, tebal, dan kokoh.

3. Underhung Crane

Berbeda total dengan model Overhead. Pada Underhung Crane, End Carriage menggantung di bawah rel runway, bukan menumpang di atasnya.

Menggunakan 4 roda per sisi (total 8 roda untuk 1 galangan) yang menjepit profil baja IWF/H-Beam dari sisi bawah.

4. Gantry Crane (End Truck)

End Carriage pada Gantry Crane lebih sering disebut sebagai End Truck dan berada di atas permukaan tanah/lantai pabrik.

Berfungsi sebagai landasan bergerak untuk seluruh rangka kaki/tiang penyangga Gantry Crane.

Aplikasi End Truck pada Gantry Crane

Kesimpulan Layanan Fabrikasi

Setiap desain konstruksi End Carriage harus melalui perhitungan dan analisa struktur teknis yang ketat. Penggunaan komponen ini tidak berlaku universal.

Pearaso Perkasa melayani jasa rekayasa teknis, fabrikasi, hingga perakitan End Carriage untuk kapasitas angkat mulai dari 1 Ton hingga 200 Ton.

Hubungi tim engineering kami untuk mendiskusikan spesifikasi kebutuhan Anda dan dapatkan dokumentasi portofolio proyek yang telah berhasil kami kerjakan.